Journal of Instructional and Development Researches https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR <p style="text-align: justify;">Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. JIDeR is published 3 (Three) times a year, namely April, August, and December. Articles can be written in Indonesian or English. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 20%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR. Authors must upload Intellectual Rights/Copyright Statements when submitting manuscripts. Papers must be submitted through the Open Journal System (OJS) in .doc or .docx format.</p> en-US jider@iel-education.org (Dr. Mohammad Salehudin) safaruddin@unm.ac.id (Dr. Safaruddin) Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Kontribusi Pendidikan Era Kerajaan Mughal India Terhadap Perkembangan Kurikulum Pendidikan Islam Abad 21 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/713 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pendidikan Islam pada era Kerajaan Mughal India terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan analisis historis-konseptual. Data diperoleh dari buku rujukan, artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, serta dokumen ilmiah yang relevan dengan pendidikan Mughal dan kurikulum pendidikan Islam kontemporer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi untuk mengkaji nilai, metode, dan struktur pendidikan Mughal serta relevansinya dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam pada era Mughal berkembang secara pesat berkat dukungan politik, kepemimpinan visioner para sultan, serta pengelolaan lembaga pendidikan yang sistematis dan inklusif. Sistem pendidikan Mughal menekankan integrasi ilmu agama dan ilmu umum melalui madrasah, masjid, dan khanqah, serta pembaharuan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Reformasi pendidikan pada masa Akbar memperlihatkan orientasi keilmuan yang luas dan praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi keilmuan Mughal memberikan landasan historis dan konseptual bagi pengembangan kurikulum pendidikan Islam abad ke-21 yang holistik, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi serta karakter peserta didik.</p> Endah Sri Lestari, Imroh Atul Musfirah Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/713 Thu, 30 Apr 2026 06:23:18 +0700 Optimalisasi Problem Based Learning Melalui Media Flipbook Digital untuk Mengakselerasi Kemampuan Berpikir Kritis Pelajaran IPS https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/734 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengakselerasi kemampuan berpikir kritis siswa SMP Negeri 4 Madiun kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui metode Problem Based Learning berbasis Media Flipbook Digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Materi IPS yang digunakan yakni materi “Pemanfaatan lingkungan untuk kebutuhan ekonomi” untuk siklus I dan “Faktor Ekonomi” untuk siklus II. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas VIII. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pengamatan langsung selama proses pembelajaran. Indikator keberhasilan per indikator&nbsp; yakni 77%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan metode <em>Problem Based Learning</em> dengan Media Flipbook Digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dari rata-rata kemampuan siswa pra penelitian sebesar 32,28% menjadi 60,56% pada siklus I dan mengalami peningkatan signifikan pada siklus II yakni rata-rata kemampuan berpikir siswa yakni 84,89%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pembelajaran metode Problem Based Learning berbasis Media Flipbook Digital pada mata pelajaran IPS sangat baik diterapkan di sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa menjadi lebih optimal.</p> Maya Kartika Sari, La Ode Hasirun, Nuswantari Nuswantari, Suci Alfia Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/734 Thu, 30 Apr 2026 06:23:49 +0700 Micro Learning Berbasis Meme Dalam Matematika: Sebuah Studi Literatur Review https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/737 <p>Perkembangan teknologi digital mendorong inovasi media pembelajaran yang adaptif, namun terdapat gap penelitian berupa rendahnya fokus pada matematika dan adanya fragmentasi antara integrasi <em>Micro Learning</em> dengan elemen humor meme terhadap karakteristik generasi Z. Kondisi ini menyebabkan potensi meme sebagai instrumen edukasi matematika belum terpetakan secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur terkait pemanfaatan meme sebagai instrumen <em>Micro Learning</em> dalam meningkatkan engagement serta pemahaman konsep siswa, khususnya dalam pendidikan matematika. Metode yang digunakan adalah <em>Literature Review</em> dengan mensintesis 30 artikel ilmiah relevan yang terindeks pada basis data seperti Google Scholar, Scopus, dan SINTA menggunakan protokol PRISMA (<em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em>). Hasil kajian menunjukkan bahwa meme berfungsi sebagai <em>multimodal scaffolding</em> yang efektif mendekomposisi materi kompleks menjadi unit modular yang lebih aksesibel. Integrasi media ini terbukti memperkuat keterlibatan emosional dan mereduksi beban kognitif yang berdampak linier pada penguatan retensi pemahaman konsep siswa. Namun, analisis distribusi mengungkap diskrepansi sebaran riset, dimana fokus pada matematika ditemukan paling rendah (13%) dibandingkan bidang ilmu lainnya. Kajian ini mengungkap adanya fragmentasi fokus penelitian, terutama pada integrasi simultan antara variabel <em>Micro Learning,</em> meme, <em>engagement</em>, dan pemahaman konsep dalam matematika. Penelitian ini mengusulkan pengembangan pedagogi konvergensi <em>Micro</em> <em>Humor</em> (meme) sebagai strategi inovatif untuk mengisi kekosongan metodologis tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi konten <em>Micro</em> berbasis meme yang terstruktur secara pedagogis untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih inklusif dan relevan di era digital.</p> Isnaini Nur Oktavia Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/737 Thu, 30 Apr 2026 06:24:23 +0700 Dari Pembiasaan ke Internalisasi: Peran Hidden Curriculum dalam Penguatan Karakter Religius https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/747 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat dan pola internalisasi nilai religius pada siswi, serta menganalisis peran hidden curriculum dalam memfasilitasi pergeseran dari kepatuhan normatif menuju kesadaran personal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi mendalam, wawancara dengan kepala madrasah, guru PAI, orang tua, dan siswi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum tersembunyi diimplementasikan melalui kebiasaan beribadah yang terstruktur, yang mendorong proses penanaman nilai secara bertahap, mulai dari penerapan norma hingga terbentuknya motivasi batin yang kuat. Beberapa siswi telah mencapai tingkat internalisasi yang autentik/membudaya, sementara siswi lainnya masih berada pada tahap memenuhi kebutuhan karena kurangnya kemampuan memahami serta kurangnya dukungan dari keluarga. Hambatan utama meliputi rendahnya kemampuan berpikir reflektif, ketidaksesuaian antara lingkungan sekolah dan keluarga, tekanan yang dialami dalam proses belajar, serta pengaruh negatif dari teman sebaya. Penelitian ini menyarankan peningkatan refleksi keagamaan, kerja sama antara sekolah dan keluarga, serta pembentukan ekosistem madrasah yang mampu memperkuat proses penanaman nilai-nilai keagamaan secara berkelanjutan.</p> Rabiyatul Adawiyah, Fitriah Fitriah, Sulaiman Jazuli, Noor Fitriah Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/747 Thu, 30 Apr 2026 06:25:21 +0700 Peran Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa: Studi Literatur https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/750 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui studi literatur. Kompetensi yang dikaji meliputi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai satu kesatuan yang menentukan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dari jurnal nasional dan internasional terkait kompetensi guru dan hasil belajar. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang efektif sehingga meningkatkan pemahaman siswa. Kompetensi profesional mendukung penguasaan materi dan integrasi nilai keislaman secara kontekstual, sedangkan kompetensi sosial dan kepribadian memperkuat keteladanan serta menciptakan iklim belajar yang kondusif. Faktor pendukungnya meliputi pelatihan berkelanjutan, dukungan sekolah, kolaborasi profesional, dan fasilitas memadai, sementara hambatan meliputi beban administratif, keterbatasan sarana, dan minimalnya pengembangan profesional. Secara keseluruhan, penguatan kompetensi guru PAI secara sistematis menjadi strategi utama dalam meningkatkan mutu hasil belajar siswa secara holistik.</p> Ahmad Bagus Syifaur Romli Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/750 Thu, 30 Apr 2026 06:25:54 +0700 Pengenalan Organ Tubuh Manusia Melalui Media Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva Di KB Sirnawan https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/752 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media video animasi berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran pengenalan organ tubuh manusia pada anak usia dini di KB Sirnawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi anak Kelompok Bermain dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi berbasis Canva mampu meningkatkan pengetahuan anak mengenai nama, letak, dan fungsi sederhana organ tubuh manusia. Selain itu, media ini juga mendorong meningkatnya perhatian dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran berlangsung. Visualisasi animasi dan narasi sederhana yang disajikan membantu anak memahami materi secara lebih konkret dan bermakna. Media video animasi berbasis Canva dinilai praktis dan mudah digunakan oleh guru sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif di pendidikan anak usia dini.</p> Salmiati Salmiati, Ihlas Ihlas, Abdul Haris Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/752 Thu, 30 Apr 2026 06:26:26 +0700 Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam melalui Quizizz Berbasis Mastery Peak https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/761 <p>Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman sejarah Islam dan menanamkan nilai keteladanan kepada peserta didik. Namun, pembelajaran SKI sering dianggap membosankan karena identik dengan hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan Quizizz berbasis <em>Mastery Peak</em>. Metode yang digunakan adalah kuantitatif berbasis Participatory Action Research (PAR) dengan subjek 20 siswa kelas VIII di SMP Plus Tahfidz Ibnu Umar Ciputat. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil test pra siklus hanya 15% peserta didik yang tuntas dan 85% sisanya belum tuntas. Setelah melakukan pada siklus I yang menerapkan Quizizz berbasis <em>Mastery Peak</em> menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar menjadi 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz berbasis <em>Mastery Peak</em> mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran SKI.</p> Syiehd Achmed Farhan, Winarnoko Winarnoko Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/761 Thu, 30 Apr 2026 06:27:00 +0700 Deep Learning sebagai Strategi dan Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/766 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Tulung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti audio visual, problem based learning, dan inkuiri yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berdiskusi, serta memahami makna materi secara lebih mendalam. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menekankan pada penguatan nilai-nilai karakter seperti kepedulian sosial, toleransi, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada materi zakat, penyembelihan kurban, dan akikah. Selain itu, guru juga berperan aktif dalam memberikan motivasi serta teladan agar peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai keislaman secara praktis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan belajar, serta pembentukan karakter religius dan sosial peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.</p> M. Nuzulul Ulum, Muh. Wasith Achadi Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/766 Thu, 30 Apr 2026 06:27:56 +0700 Kerangka Etika Profesi Guru sebagai Kreator Media Pembelajaran Berbasis AI Generatif: Tinjauan Literatur Sistematis https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/769 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan integritas digital dan merumuskan kerangka etika profesi guru guna menghadapi risiko "kemandulan pedagogis" serta fenomena "kolonisasi AI". Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan protokol PRISMA dan analisis tematik terhadap literatur akademik bereputasi serta dokumen kebijakan global. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kehadiran <em>Large Language Models</em> (LLM) telah mentransformasi beban kerja guru secara radikal, dari fungsi transmisi pengetahuan menjadi fungsi validasi dan audit pedagogis yang intensif. Kondisi ini melahirkan fenomena <em>validative overload</em>, di mana pendidik menghadapi tuntutan kognitif tinggi untuk memverifikasi kebenaran faktual dan bias algoritmik mesin. Sebagai solusi mitigasi, penelitian ini mengusulkan implementasi <em>Teacher Sandwich Model</em> yang disinergikan dengan prinsip <em>Tabayyun Digital</em>. Strategi ini memposisikan AI murni sebagai <em>wasilah</em> (instrumen), sementara kedaulatan pedagogis tetap berada sepenuhnya pada kendali guru melalui tahapan perencanaan awal dan evaluasi kritis. Signifikansi penelitian ini terletak pada penguatan kembali esensi <em>Ta'dib </em>atau pembentukan karakter dan moral yang tidak dapat diotomatisasi oleh algoritma. Hasil kajian memberikan implikasi strategis bagi pembuat kebijakan untuk mereformasi standar beban kerja guru yang mengakomodasi aktivitas validasi digital guna menjaga keberlangsungan "Ruh Pedagogis" di era disrupsi teknologi.</p> M. Habil Al-Faqih, Rusdiyanur Rusdiyanur, Sheva Hero Christian, Misran Tahrani Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/769 Thu, 30 Apr 2026 06:28:26 +0700 Pengaruh Media Edukatif Terhadap Hasil Belajar Siswa https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/770 <p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media edukatif terhadap hasil belajar siswa. Metode digunakan penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen, menggunakan desain faktorial<em> 2×2</em>. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV SD IT Al Minah, yang dibagi menjadi dua kelompok, kelas IV A sebagai kelompok eksperimen berjumlah 16 siswa dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol berjumlah 15 siswa. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran menggunakan media edukatif, sedangkan kelompok kontrol mengikuti metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, yaitu pre-test sebelum pelajaran dan post-test setelah pembelajaran selesai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji <em>t</em> untuk sampel independen. Hasil penelitian berdasarkan Uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi 0,635, menegaskan keseragaman varians data. Selain itu, uji <em>t</em> menghasilkan nilai signifikansi 0,013 dengan perbedaan rata-rata 4,833. Sehingga penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan media edukatif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKN di tingkat sekolah dasar.</p> Fatmawati Fatmawati, Siti Juriah, Felina Azzahra, Zaira Nur Ayu, Yusrizal Yusrizal, Indah Syasmita Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/770 Thu, 30 Apr 2026 06:29:10 +0700 Pembelajaran Aktif dalam Pendidikan Seni: Studi Kasus berdasarkan Pengalaman Mahasiswa Praktik Kependidikan https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/771 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran aktif dalam pendidikan seni berdasarkan pengalaman praktik kependidikan siswa, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta menyusun strategi perbaikan yang dapat diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa pendidikan seni yang menjalani praktik pendidikan. Analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif meningkatkan keterlibatan siswa, mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan kritis, memperbaiki hasil belajar, serta memperkuat efikasi diri mengajar siswa. Strategi yang paling efektif meliputi diskusi kelompok kecil, lokakarya kolaboratif, kritik bersama, pembelajaran berbasis proyek, dan eksplorasi media campuran. Faktor pendukungnya mencakup bimbingan guru pamong, kolaborasi antar-mahasiswa, ketersediaan fasilitas studio, dan pemanfaatan teknologi digital. Faktor penghambatnya meliputi resistensi siswa, keterbatasan waktu dan infrastruktur, kesulitan penilaian karya kreatif, serta lemahnya dukungan institusional. Enam strategi perbaikan yang dirumuskan: penguatan persiapan program, pengembangan penilaian autentik, peningkatan pendampingan triadik, integrasi pembelajaran kolaboratif berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, dan pengembangan budaya reflektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran aktif dalam pendidikan seni memerlukan adaptasi khusus yang memperhatikan hakikat proses kreatif serta ekosistem pendukung yang mencakup kesiapan siswa, kualitas pendampingan, dan keseragaman sistem penilaian.</p> Dilla Octavianingrum, Beverly Keithl Tamaro Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/771 Thu, 30 Apr 2026 06:29:42 +0700 Analysis of the Alignment Between Vocational High School Graduates Competencies and Industry Needs Using a Data Mining Approach https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/775 <p>This study aims to analyze the alignment between vocational high school graduates’ competencies and industry needs using a data mining approach. The research is motivated by the increasing gap between graduates’ skills and labor market demands in the era of rapid technological development. A quantitative method was employed, with data collected from 90 vocational high school students using a structured questionnaire. The analysis includes descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, and data mining classification techniques to identify patterns of alignment.The results show that graduates’ competencies have a positive and significant effect on alignment level, while industry needs have a significant but negative effect, indicating that increasing industry demands may reduce alignment if competencies are not improved. Simultaneously, both variables significantly influence alignment, although the coefficient of determination (R² = 0.131) indicates a relatively low explanatory power. This suggests that other factors also contribute to alignment. The findings highlight the importance of strengthening competency-based education and enhancing collaboration between vocational schools and industry. The use of data mining provides a data-driven approach to better understand alignment patterns and support decision-making in curriculum development.</p> Candra Surya, Hasan Maksum, Waskito Waskito Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/775 Thu, 30 Apr 2026 14:57:54 +0700 Gamifikasi Evaluasi Pembelajaran PAI melalui Kahoot pada Kelas VIII SMPIT https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/758 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kahoot sebagai media gamifikasi dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta pengaruhnya terhadap motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPIT Nurul ‘Ilmi Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot mampu menciptakan suasana evaluasi yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan dibandingkan metode konvensional. Fitur kuis interaktif, batas waktu, sistem poin, dan leaderboard mendorong siswa lebih aktif serta meningkatkan motivasi belajar melalui unsur kompetisi dan umpan balik langsung. Peningkatan motivasi tersebut berdampak pada partisipasi siswa yang lebih tinggi dan hasil belajar yang mengalami peningkatan setelah penerapan evaluasi berbasis Kahoot. Dengan demikian, Kahoot dapat menjadi alternatif media evaluasi yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.</p> Muhammad Alvin Sirajyudi Nur, Annisa Tunazzah Mahani, Adelia Nur Azkiajaya, Afifah Zahra Fadhilah, Dewi Fitria Anggraini, Taufikur Rohman Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/758 Thu, 30 Apr 2026 14:58:33 +0700 Pengembangan Model Pendidikan Jarak Jauh untuk Meningkatkan Etika Profesi Guru di Era society 5.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/762 <p>Penelitian ini bertujuan menelaah pengembangan model pendidikan jarak jauh sebagai strategi untuk meningkatkan etika profesi guru dalam menghadapi dinamika pendidikan di era Society 5.0. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan, mencakup buku, artikel jurnal, prosiding, serta laporan penelitian yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran memberikan peluang besar bagi peningkatan akses dan fleksibilitas pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan baru terkait profesionalisme dan penerapan etika guru di ruang digital. Tantangan tersebut meliputi pemahaman etika komunikasi daring, perlindungan data pribadi peserta didik, serta penggunaan media digital secara profesional. Sintesis literatur mengindikasikan bahwa model pendidikan jarak jauh yang efektif perlu memadukan kesiapan teknologi, kompetensi literasi digital guru, serta penguatan nilai etika profesi dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dan etika profesi guna mendukung kualitas dan integritas guru dalam ekosistem pendidikan pada era Society 5.0.</p> Lumngatul Khabibah, Ittikhatul Mudawamah, Intan Kurniawati, Misran Misran Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/762 Sun, 03 May 2026 08:12:12 +0700 Relevansi Etika dan Tanggung Jawab Guru dalam Proses Pembelajaran di Sekolah: Studi Literatur https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/763 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi etika dan tanggung jawab guru dalam proses pembelajaran di sekolah melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan dokumen relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika dan tanggung jawab guru merupakan dua aspek yang saling terintegrasi dan berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kondusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Guru yang memiliki integritas moral, seperti kejujuran, keadilan, dan empati, serta menjalankan tanggung jawab profesional secara optimal, mampu meningkatkan motivasi belajar, kualitas interaksi pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Di era modern, perkembangan teknologi memperluas tuntutan etis dan profesional guru. Oleh karena itu, penguatan etika dan tanggung jawab guru menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif, humanis, berintegritas, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan dan berdaya saing global yang inklusif serta keadilan.</p> Misran Misran, Nur Emilia, Windi Windi, Ana Setiyani Mutia Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/763 Sun, 03 May 2026 08:12:44 +0700 Implementasi Digital Fasting dalam Pembelajaran PAI Sebagai Upaya Penanaman Nilai Zuhud https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/776 <p>Meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan siswa yang berpotensi mengurangi fokus belajar serta melemahkan nilai spiritual seperti pengendalian diri dan kesederhanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang, mengkaji penanaman nilai zuhud, serta dampaknya terhadap perilaku dan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan.&nbsp; Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis efektif meningkatkan fokus belajar, partisipasi, serta pengendalian diri siswa dalam penggunaan teknologi. Penanaman nilai zuhud melalui digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilakukan melalui pemahaman konseptual, praktik pembatasan gadget, serta refleksi dan pembiasaan secara berkelanjutan efektif membentuk karakter siswa yang sederhana, mampu mengendalikan diri, serta memiliki kesadaran spiritual yang lebih baik. Digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan fokus belajar, pembentukan sikap disiplin, penguatan interaksi sosial, serta internalisasi nilai zuhud yang tercermin dalam perilaku sederhana dan kemampuan pengendalian diri siswa.</p> Musyrifatul Fikriyah Ilma, Muliatul Maghfiroh Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/776 Sun, 03 May 2026 08:13:21 +0700 Implementasi Nilai-Nilai Kultur Pesantren Pada Santri Non-Mukim Dalam Kehidupan Sehari-Hari https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/779 <p>Kultur pesantren merupakan sistem nilai yang berperan penting dalam membentuk karakter santri, seperti keikhlasan, kedisiplinan, kemandirian, kesederhanaan, dan ukhuwah Islamiyah, yang umumnya terbangun melalui kehidupan yang terstruktur di lingkungan pesantren. Namun, tidak semua santri tinggal di asrama, melainkan terdapat santri non-mukim yang menjalani sistem pulang-pergi sehingga menghadapi tantangan tersendiri dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di luar lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kultur pesantren serta menganalisis implementasinya pada santri non-mukim dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri non-mukim mampu mengimplementasikan nilai-nilai kultur pesantren dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga ibadah, berperilaku sopan, serta disiplin dalam belajar dan beraktivitas. Implementasi tersebut didukung oleh lingkungan keluarga yang religius serta adanya kesadaran diri santri dalam menjalankan nilai-nilai yang telah diperoleh di pesantren. Di sisi lain, terdapat pula faktor yang mempengaruhi tingkat konsistensi penerapan nilai tersebut, antara lain pengaruh lingkungan pergaulan serta keterbatasan pengawasan langsung dari pihak pesantren.Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan nilai-nilai kultur pesantren pada santri non-mukim bergantung pada sinergi antara pesantren, keluarga, dan individu. Oleh karena itu, kerja sama yang berkelanjutan di antara ketiga unsur tersebut menjadi kunci dalam mengoptimalkan pembentukan karakter santri dalam kehidupan sehari-hari.</p> Saprina Saprina, Octavia Dwi, Tri Sholikhatun, Ferry Sopyan, Munandar Ma'ruf, Moh Khoirul Fatihin Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/779 Sun, 03 May 2026 08:13:51 +0700 Qalb dan ‘Aql dalam Pembelajaran Digital: Sintesis Pemikiran Filosof Muslim untuk Pembelajaran Efektif https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/756 <p>Penelitian tentang integrasi qalb dan ‘aql dalam pendidikan Islam telah banyak dibahas secara konseptual, namun masih terdapat kesenjangan (gap) dalam upaya merumuskan sintesis pemikiran para filosof Muslim menjadi model pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan digital kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi qalb dan ‘aql dalam pemikiran Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Al-Ghazali, dan Muhammad Iqbal serta merumuskan prinsip-prinsip pembelajaran efektif berdasarkan sintesis pemikiran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari karya-karya primer para filosof Muslim dan sumber sekunder berupa buku serta artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan komparatif-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang efektif menuntut integrasi rasionalitas ilmiah (akal) dan kesadaran spiritual (hati) yang melahirkan tiga prinsip utama pembelajaran, yaitu rasionalitas etis, spiritualitas praktis, dan kemanusiaan kreatif. Sintesis tersebut menghasilkan model konseptual Integrated Heart–Mind Learning Paradigm (IHMLP) yang menekankan keseimbangan antara berpikir kritis, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji penerapan paradigma IHMLP secara empiris melalui penelitian tindakan kelas atau eksperimen guna menilai efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar dan pembentukan karakter peserta didik.</p> Ittikhatul Mudawamah, Niya Armita Sari, Saskya Delsalsa, Noval Putra Mulya, Nabil Wahyu Hidayat, Misran Misran Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/756 Sun, 03 May 2026 08:14:30 +0700